Tagged: Kalimat Tunggal

Perbedaan Kalimat Tunggal dan Majemuk

4 Perbedaan Kalimat Tunggal dan Majemuk Beserta Contoh

4 Perbedaan Kalimat Tunggal dan Majemuk Beserta Contoh – Sebagaimana yang sudah diketahui dari artikel kami yang sebelumnya, kalimat tunggal dan majemuk memiliki pengertian serta ciri-cirinya masing-masing. Jika kalian belum membacanya, kami sudah menyediakan link kedua artikel tersebut disini:

Sekarang yang akan kami bahas adalah mengenai perbedaan kalimat tunggal dan majemuk.

Perbedaan Kalimat Tunggal dan Majemuk

Perbedaan Kalimat Tunggal dan Majemuk

1. Kalimat tunggal tidak bisa ditambahkan konjungsi, sedangkan kalimat majemuk bisa.

Konjungsi atau kata hubung adalah ciri utama yang menjadi perbedaan kalimat tunggal dan majemuk. Ketika kalimat tunggal mempunyai konjungsi didalam kalimatnya, maka kalimat tersebut tidak lagi menjadi kalimat tunggal, melainkan berubah menjadi kalimat majemuk. Dan juga sebaliknya, ketika kalimat majemuk tidak memiliki konjungsi, maka kalimat tersebut berubah menjadi kalimat tunggal.

Contohnya seperti ini:

  • Aku hobi bermain bola, sedangkan Della hobi bermain game. (ini merupakan kalimat majemuk)
  • Aku dan Della hobi bermain game. (ini merupakan kalimat tunggal)

Terlihat bukan bedanya? Ketika konjungsi didalam kalimat majemuk itu hilang maka kalimat tersebut berubah menjadi kalimat tunggal.

2. Kalimat majemuk bisa menggabungkan dua atau lebih kalimat tunggal, sedangkan kalimat tunggal tidak bisa menggabungkan dua atau lebih kalimat majemuk

Kalimat majemuk bisa menggabungkan kedua kalimat tunggal yang saling berdiri sendiri menjadi satu kalimat yang memiliki satu makna.

Contohnya seperti ini:

  • Kalimat 1: Dhea gemar memasak soto mie. (kalimat tunggal)
  • Kalimat 2: Dhea gemar memasak tumis jamur. (kalimat tunggal)
  • Gabungan kalimat: Dhea gemar memasak soto mie dan tumis jamur. (kalimat majemuk)

3. Kalimat tunggal hanya memiliki satu pokok bahasan, sementara kalimat majemuk bisa memiliki lebih dari dua pokok bahasan

Biasanya kalimat tunggal hanya bisa berfokus pada satu pokok bahasan, beda dengan kalimat majemuk yang bisa berfokus ke lebih dari dua pokok bahasan dengan menambahkan konjungsi diantara pokok-pokok bahasannya.

Misalnya begini:

  • Amel handal bermain gitar (ini kalimat tunggal dengan satu pokok bahasan)
  • Amel handal bermain gitar serta bermain piano (ini adalah kalimat majemuk dengan dua pokok bahasan)

4. Kalimat tunggal hanya memiliki satu struktur kalimat, sementara kalimat majemuk bisa memiliki lebih dari satu struktur kalimat

Yang dimaksud struktur kalimat disini adalah subjek, predikat, objek, keterangan atau jika disingkat menjadi S, P, O, K. kalimat tunggal hanya bisa memiliki satu struktur kalimat ini saja, dimana hal tersebut tidak berlaku untuk kalimat majemuk.

Contohnya begini:

Struktur kalimat tunggal

Devita Bermain Game Di Warnet
Subjek Predikat Objek Keterangan

 

Struktur kalimat majemuk

Devita Bermain Game Dan Menonton Youtube Diwarnet
Subjek Predikat Objek Konjungsi Objek-2 Keterangan

 

Penutup

Itulah perbedaan antara kalimat tunggal dan kalimat majemuk yang bisa anda pelajari. Kurang lebihnya mohon maaf, terimakasih!

Ciri-Ciri Kalimat Tunggal Dan Majemuk

Ciri-Ciri Kalimat Tunggal Dan Majemuk Terlengkap

 

Di postingan sebelumnya kami sudah membahas tentang pengertian kalimat tunggal dan majemuk. Nah, dipostingan ini giliran kami akan membahas mengenai ciri-ciri kalimat tunggal dan majemuk secara lengkap. Simak terus pembahasan kami sampai akhir agar kalian lebih mengerti ya.

Ciri-Ciri Kalimat Tunggal Dan Majemuk Lengkap

Ciri-Ciri Kalimat Tunggal Dan Majemuk

Kalimat tunggal memiliki empat  ciri-ciri utama. Ciri-ciri tersebut mulai dari pokok pembahasan, susunan kalimat, sampai struktur kalimatnya. Dan dibawah ini kami akan menjabarkan secara terperinci keempat ciri-ciri kalimat tunggal.

Ciri-Ciri Kalimat Tunggal

Ciri kalimat tunggal secara umum adalah sebagai berikut:

1. Hanya menjelaskan satu pokok pembahasan

Kalimat tunggal hanya bisa membahas satu bahasan utama didalam kalimatnya. Jika lebih, maka itu termasuk kedalam kalimat majemuk.

Contoh satu pembahasan yang kami maksud adalah seperti ini:

  • Sarah memandikan kucingnya pagi hari ini. (ini adalah kalimat tunggal)
  • Sarah memandikan kucingnya dan berbelanja di pasar pagi ini. (ini bukan kalimat tunggal)

2. Hanya memiliki satu susunan kalimat

Jelas sekali dinamakan kalimat tunggal karena kalimat tersebut hanya memiliki satu susunan kalimat saja.

Contohnya seperti ini:

  • Dhea sedang tidak enak badan hari ini. (ini adalah kalimat tunggal)
  • Dhea sedang tidak enak badan hari ini. Namun Dhea tetap memaksakan untuk mengikuti kuliah. (ini bukan kalimat tunggal)

3. Tidak ada tanda dan kata hubung didalam unsur kalimatnya

Struktur kalimat tunggal tidak mungkin menghadirkan tanda dan kata hubung didalam kalimatnya. Jika ditemukan tanda ataupun kata hubung, maka kalimat tersebut bukan dikatakan sebagai kalimat tunggal lagi.

Contohnya seperti ini:

  • Della sudah menunggu dirinya selama dua tahun. (ini adalah kalimat tunggal)
  • Della sudah menunggu dirinya selama dua tahun, tetapi Della tetap saja tidak pernah bisa mendapatkan hatinya. (ini bukan kalimat tunggal)

4. Kalimat tunggal hanya memiliki satu struktur kalimat saja

Struktur kalimat yang dimaksud adalah susunan subjek, predikat, objek, serta keterangan. Kalimat tunggal hanya mempunyai satu struktur kalimat tersebut didalamnya. Jika ada dua atau lebih struktur kalimat, maka itu sudah termasuk sebagai kalimat majemuk.

Contohnya seperti ini:

Amel Bermain Piano Di Pertunjukan Tersebut
Subjek Predikat Objek Keterangan

(ini adalah kalimat tunggal)

Amel Bermain Piano Dan Suling Dipertunjukan Tersebut
Subjek Predikat Objek Konjungsi Objek Keterangan

(ini bukan merupakan kalimat tunggal)

Ciri-ciri Kalimat Majemuk

Ciri-ciri kalimat tunggal dan majemuk pastilah berbeda bukan? Karena kedua kalimat ini saling bertentangan satu sama lain. Dan inilah ciri-ciri dari kalimat majemuk yang perlu kalian ketahui.

1. Memiliki dua atau lebih struktur subjek dan-atau predikat didalam kalimatnya

Kalimat majemuk adalah sebuah kalimat yang memiliki dua atau lebih struktur subjek dan-atau predikat. Berbeda halnya dengan kalimat tunggal yang hanya bisa memiliki satu struktur subjek dan predikat didalam kalimatnya.

Contoh kalimat majemuk adalah sebagai berikut:

Sarah Hobi Memasak Dan Melukis
Subjek Predikat Objek Konjungsi Objek-2

 

2. Bisa melakukan penggabungan atau perluasan pada kalimatnya dan menghasilkan makna baru

Ciri kalimat majemuk selanjutnya adalah bisa melakukan perluasan atau penggabungan dari dua buah kalimat menjadi satu sehingga menghasilkan makna dari kalimat baru tersebut.

Contohnya seperti berikut ini:

  • Kalimat 1: Dhea mencuci pakaian di pagi hari
  • Kalimat 2: Dhea memasak sarapan di pagi hari
  • Gabungan kalimat: Dhea mencuci pakaian dan memasak dipagi hari.

Terlihat seperti contoh diatas, kalimat 1 dan kalimat 2 merupakan kalimat tunggal yang kemudian jika digabungkan akan menghasilkan kalimat majemuk.

3. Kalimatnya terdiri dari induk dan anak

Suatu kalimat majemuk biasanya terdiri dari kalimat induk dan kalimat anak. Maksud dari kalimat induk adalah sebuah kalimat yang sudah bermakna atau memiliki arti walaupun kalimat tersebut tidak tergabung dengan kalimat lainnya. Sedangkan kalimat anak adalah kalimat yang sifatnya mengingat kalimat induk dan ditandai oleh penggunaan konjungsi atau kata penghubung.

Agar kalian bisa lebih paham, coba perhatikan contohnya dibawah ini:

Della sedang tidak berada dirumahnya ketika para maling itu mencuri barang-barangnya.

Della sedang tidak berada dirumahnya

Kalimat induk

ketika para maling itu mencuri barang-barangnya.

Kalimat anak

4. Terdapat tanda dan kata hubung

Sudah pasti jika ciri-ciri kalimat majemuk adalah memiliki tanda atau kata hubung didalam struktur kalimatnya. Jika tidak memiliki kata hubung, maka kalimat tersebut merupakan kalimat tunggal.

Contohnya seperti ini:

  • Aku bermain game dikamarku, sedangkan Della memasak sarapan didapur. (ini kalimat majemuk)
  • Aku dan Della bermain game dikamarku. (ini kalimat tunggal)

Kesimpulan

Nah, kalian sudah mengetahui jika kalimat majemuk dan kalimat tunggal merupakan kalimat yang sangat berbeda antara satu sama lain, baik itu dari segi struktur kalimat, maupun dari segi makna. Dan sekarang, kalian sudah mengerti dengan jelas tentang ciri-ciri kalimat tunggal dan majemuk secara lengkap. Walaupun kedua kalimat tunggal tersebut sama-sama memiliki ciri-ciri, pasti ada beberapa perbedaan kalimat tunggal dan majemuk. Teruskanlah belajar unsur-unsur bahasa Indonesia jika kamu mencintai pelajaran ini. Sekian dan terimakasih.

Pengertian Kalimat Tunggal dan Majemuk

Pengertian Kalimat Tunggal dan Majemuk Serta Jenisnya

Pengertian Kalimat Tunggal dan Majemuk

Ada banyak sekali jenis kalimat yang menjadi dasar keragaman Bahasa Indonesia. Salah satu jenisnya yang sekarang akan kami bahas adalah tentang pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk beserta jenis-jenisnya.

Pengertian Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal

 

Kalimat Tunggal adalah sebuah kalimat yang hanya disusun dengan satu unsur subjek dan satu unsur predikat saja. Tetapi, unsur objek dan keterangan juga bisa disematkan kedalam struktur kalimat ini.

Contoh: Sarah pergi ke perpustakaan nasional.

Jika dilihat dari predikatnya, kalimat tunggal mempunyai beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis kalimat tunggal:

  1. Kalimat Tunggal Numeral
  2. Kalimat Tunggal Preposisional
  3. Kalimat Tunggal Adjektiva
  4. Kalimat Tunggal Verbal
  5. Kalimat Tunggal Nominal

1. Kalimat Tunggal Numeral

Kalimat tunggal numeral adalah kalimat yang menggunakan kata bilangan sebagai unsur predikatnya.

Contoh kalimat tunggal numeral:

  • Sarah berusia 20 tahun.
  • Dhea memiliki 500
  • Kos-kosan itu sudah ada sejak 15 tahun lalu.
  • Renata bekerja 12 jam sehari.
  • Kucing Dina ada 6
  • Karya Indri ada 100

2. Kalimat Tunggal Preposisional

Kalimat tunggal preposisional adalah kalimat yang menggunakan kata depan sebagai unsur predikatnya.

Contoh kalimat tunggal preposisional:

  • Ayah Sarah dari
  • Dhea di kamar mandi.
  • Kita turun di
  • Yasmin berasal dari
  • Pulang kampung ke
  • Agung berlari ke kamar mandi.

3. Kalimat Tunggal Adjektiva

Kalimat tunggal adjektiva adalah kalimat yang menggunakan kata sifat sebagai unsur predikatnya.

Contoh kalimat tunggal adjektiva:

  • Sarah sangat
  • Dhea juga cantik
  • Lukisan Yasmin sangat indah.
  • Masakan dia sangat enak sekali.
  • Tolong jangan berisik.
  • Kerjakan dengan jujur.

4. Kalimat Tunggal Verbal

Kalimat tunggal verbal adalah kalimat yang menggunakan kata kerja sebagai unsur predikatnya. Salah satu jenis kata kerja adalah kata kerja transitif dan intransitif.

Contoh kalimat tunggal verbal:

  • Sarah memasak hidangan enak malam ini.
  • Dhea menari di pentas itu.
  • Yasmin belajar dengan giat.
  • Ayo kerjakan tugas – tugas itu.
  • Kita membuat project itu dengan sempurna.
  • Nugroho menangis karena putus cinta.

5. Kalimat Tunggal Nominal

Kalimat tunggal nominal adalah kalimat yang menggunakan kata benda sebagai unsur predikatnya.

Contoh kalimat tunggal verbal:

  • Sarah seorang sekertaris kelas.
  • Orang tua Dhea seorang ketua DPR.
  • Adik sarah berhasil lulus di
  • Mari kita membajak perahu
  • Saya seorang programmer.
  • Kita akan menangkan piala

Pengertian Kalimat Majemuk

Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang mempunyai dua atau lebih subjek, predikat, objek, maupun keterangan. Kalimat ini mengandung dua buah rangkaian kata atau lebih. Kalimat majemuk bisa juga disebut sebagai kalimat kompleks. Sebagai kalimat majemut, tentulah kalimat ini berbeda dengan kalimat tunggal. ada beberapa perbedaan kalimat tunggal dan majemuk. Kalian bisa membaca nya di artikel kami yang sudah kami sediakan.

Contoh: Sarah membeli sayuran dipasar, sedangkan Dhea akan memasak didapur.

Sama seperti kalimat tunggal, kalimat majemuk juga memiliki beberapa jenis. Dan berikut ini adalah jenis-jenis dari kalimat majemuk:

  1. Kalimat Majemuk Setara
  2. Kalimat Majemuk Bertingkat
  3. Kalimat Majemuk Campuran

Ketiga jenis kalimat majemuk tersebut memiliki perbedaan satu – sama lain. Ayo kita bahas semuanya disini.

1. Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara adalah dua buah pola kalimat atau lebih yang memiliki kedudukan sama rata. Kalimat majemuk setara dibentuk dari dua buah kalimat tunggal.

Kalimat majemuk setara mempunyai kata hubung dan, lagi, atau, tetapi, malainkan, sedangkan, bahkan, dan malahan.

Contoh kalimat majemuk setara:

  • Sarah membeli sayuran dipasar, sedangkan Dhea akan memasak di dapur.
  • Aku akan pergi mencari kekasih dan Amel akan pergi mencari mantan.
  • Rendy giat belajar untuk ujian besok sedangkan Agung malah sibuk bermain hp.
  • Dia sudah memakan mie instannya tetapi lupa menambahkan bumbu.
  • Simaklah dengan sungguh-sungguh atau kamu tidak akan mengerti.
  • Amel sangat mencintai dia, bahkan sampai berkorban segalanya demi dia.

2. Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang unsurnya telah diperluas sehingga membentuk pola baru. Di kalimat ini, salah satu kata tidak akan dipisahkan satu sama lain. Jika dipisahkan maka kedua kalimat tersebut tidak memiliki makna apa-apa.

Kalimat majemuk bertingkat mempunyai kata hubung jika, ketika, walaupun, bagaikan, bahwa, sebab, atau sehingga.

Contoh kalimat majemuk bertingkat:

  • Sarah sedang pergi ketika cowonya datang ke kosan.
  • Jika Dhea lulus sidang, gebetannya akan memberikan dia bunga.
  • Walaupun Amel memiliki bakat masak, dia tetap didak mau membuka warung masakan.
  • Cantik sekali mereka bagaikan bidadari turun dari surga.
  • Agung telah belajar dengan giat sehingga target dia lulus 3,5 tahun tercapai.
  • Della tidak bisa pergi sebab harus menjaga kakaknya dirumah sakit.

3. Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran adalah gabungan dari kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Umumnya kalimat majemuk campuran memiliki sampai tiga buah kalimat tunggal.

Kalimat majemuk campuran mempunyai dua buah kata penghubung atau lebih didalam kalimatnya.

Contoh kalimat majemuk campuran:

  • Sarah sedang bermain catur ketika Dhea datang, sementara saya bermain game di kamar.
  • Walaupun kami tinggal di Yogjakarta, kami tahu bahwa orang-orang dijogja sangatlah baik dan sopan kepada pendatang baru.
  • Jika semua bahan sudah di cek secara keseluruhan, saya akan memulai membuat bakso tersebut dan memasarkannya.
  • Kamu tidak akan bisa bertahan hidup ketika kamu sendirian, apalagi jika kamu tidak memiliki satupun teman.
  • Aku hobi menulis, dan Rendy hobi membaca, sedangkan Della hobi mengganggu kegiatan kami berdua.

Demikianlah pembahasan kami tentang pengertian kalimat tunggal dan majemuk serta jenis-jenisnya. Selanjutnya, kami akan bahas mengenai ciri-ciri kalimat tunggal dan majemuk.

Jika kalian masih kurang paham, kalian bisa bertanya pada kolom komentar. Terimakasih.