Pengertian Kalimat Tunggal dan Majemuk Serta Jenisnya

Pengertian Kalimat Tunggal dan Majemuk

Ada banyak sekali jenis kalimat yang menjadi dasar keragaman Bahasa Indonesia. Salah satu jenisnya yang sekarang akan kami bahas adalah tentang pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk beserta jenis-jenisnya.

Pengertian Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal

 

Kalimat Tunggal adalah sebuah kalimat yang hanya disusun dengan satu unsur subjek dan satu unsur predikat saja. Tetapi, unsur objek dan keterangan juga bisa disematkan kedalam struktur kalimat ini.

Contoh: Sarah pergi ke perpustakaan nasional.

Jika dilihat dari predikatnya, kalimat tunggal mempunyai beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis kalimat tunggal:

  1. Kalimat Tunggal Numeral
  2. Kalimat Tunggal Preposisional
  3. Kalimat Tunggal Adjektiva
  4. Kalimat Tunggal Verbal
  5. Kalimat Tunggal Nominal

1. Kalimat Tunggal Numeral

Kalimat tunggal numeral adalah kalimat yang menggunakan kata bilangan sebagai unsur predikatnya.

Contoh kalimat tunggal numeral:

  • Sarah berusia 20 tahun.
  • Dhea memiliki 500
  • Kos-kosan itu sudah ada sejak 15 tahun lalu.
  • Renata bekerja 12 jam sehari.
  • Kucing Dina ada 6
  • Karya Indri ada 100

2. Kalimat Tunggal Preposisional

Kalimat tunggal preposisional adalah kalimat yang menggunakan kata depan sebagai unsur predikatnya.

Contoh kalimat tunggal preposisional:

  • Ayah Sarah dari
  • Dhea di kamar mandi.
  • Kita turun di
  • Yasmin berasal dari
  • Pulang kampung ke
  • Agung berlari ke kamar mandi.

3. Kalimat Tunggal Adjektiva

Kalimat tunggal adjektiva adalah kalimat yang menggunakan kata sifat sebagai unsur predikatnya.

Contoh kalimat tunggal adjektiva:

  • Sarah sangat
  • Dhea juga cantik
  • Lukisan Yasmin sangat indah.
  • Masakan dia sangat enak sekali.
  • Tolong jangan berisik.
  • Kerjakan dengan jujur.

4. Kalimat Tunggal Verbal

Kalimat tunggal verbal adalah kalimat yang menggunakan kata kerja sebagai unsur predikatnya. Salah satu jenis kata kerja adalah kata kerja transitif dan intransitif.

Contoh kalimat tunggal verbal:

  • Sarah memasak hidangan enak malam ini.
  • Dhea menari di pentas itu.
  • Yasmin belajar dengan giat.
  • Ayo kerjakan tugas – tugas itu.
  • Kita membuat project itu dengan sempurna.
  • Nugroho menangis karena putus cinta.

5. Kalimat Tunggal Nominal

Kalimat tunggal nominal adalah kalimat yang menggunakan kata benda sebagai unsur predikatnya.

Contoh kalimat tunggal verbal:

  • Sarah seorang sekertaris kelas.
  • Orang tua Dhea seorang ketua DPR.
  • Adik sarah berhasil lulus di
  • Mari kita membajak perahu
  • Saya seorang programmer.
  • Kita akan menangkan piala

Pengertian Kalimat Majemuk

Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang mempunyai dua atau lebih subjek, predikat, objek, maupun keterangan. Kalimat ini mengandung dua buah rangkaian kata atau lebih. Kalimat majemuk bisa juga disebut sebagai kalimat kompleks. Sebagai kalimat majemut, tentulah kalimat ini berbeda dengan kalimat tunggal. ada beberapa perbedaan kalimat tunggal dan majemuk. Kalian bisa membaca nya di artikel kami yang sudah kami sediakan.

Contoh: Sarah membeli sayuran dipasar, sedangkan Dhea akan memasak didapur.

Sama seperti kalimat tunggal, kalimat majemuk juga memiliki beberapa jenis. Dan berikut ini adalah jenis-jenis dari kalimat majemuk:

  1. Kalimat Majemuk Setara
  2. Kalimat Majemuk Bertingkat
  3. Kalimat Majemuk Campuran

Ketiga jenis kalimat majemuk tersebut memiliki perbedaan satu – sama lain. Ayo kita bahas semuanya disini.

1. Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara adalah dua buah pola kalimat atau lebih yang memiliki kedudukan sama rata. Kalimat majemuk setara dibentuk dari dua buah kalimat tunggal.

Kalimat majemuk setara mempunyai kata hubung dan, lagi, atau, tetapi, malainkan, sedangkan, bahkan, dan malahan.

Contoh kalimat majemuk setara:

  • Sarah membeli sayuran dipasar, sedangkan Dhea akan memasak di dapur.
  • Aku akan pergi mencari kekasih dan Amel akan pergi mencari mantan.
  • Rendy giat belajar untuk ujian besok sedangkan Agung malah sibuk bermain hp.
  • Dia sudah memakan mie instannya tetapi lupa menambahkan bumbu.
  • Simaklah dengan sungguh-sungguh atau kamu tidak akan mengerti.
  • Amel sangat mencintai dia, bahkan sampai berkorban segalanya demi dia.

2. Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang unsurnya telah diperluas sehingga membentuk pola baru. Di kalimat ini, salah satu kata tidak akan dipisahkan satu sama lain. Jika dipisahkan maka kedua kalimat tersebut tidak memiliki makna apa-apa.

Kalimat majemuk bertingkat mempunyai kata hubung jika, ketika, walaupun, bagaikan, bahwa, sebab, atau sehingga.

Contoh kalimat majemuk bertingkat:

  • Sarah sedang pergi ketika cowonya datang ke kosan.
  • Jika Dhea lulus sidang, gebetannya akan memberikan dia bunga.
  • Walaupun Amel memiliki bakat masak, dia tetap didak mau membuka warung masakan.
  • Cantik sekali mereka bagaikan bidadari turun dari surga.
  • Agung telah belajar dengan giat sehingga target dia lulus 3,5 tahun tercapai.
  • Della tidak bisa pergi sebab harus menjaga kakaknya dirumah sakit.

3. Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran adalah gabungan dari kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Umumnya kalimat majemuk campuran memiliki sampai tiga buah kalimat tunggal.

Kalimat majemuk campuran mempunyai dua buah kata penghubung atau lebih didalam kalimatnya.

Contoh kalimat majemuk campuran:

  • Sarah sedang bermain catur ketika Dhea datang, sementara saya bermain game di kamar.
  • Walaupun kami tinggal di Yogjakarta, kami tahu bahwa orang-orang dijogja sangatlah baik dan sopan kepada pendatang baru.
  • Jika semua bahan sudah di cek secara keseluruhan, saya akan memulai membuat bakso tersebut dan memasarkannya.
  • Kamu tidak akan bisa bertahan hidup ketika kamu sendirian, apalagi jika kamu tidak memiliki satupun teman.
  • Aku hobi menulis, dan Rendy hobi membaca, sedangkan Della hobi mengganggu kegiatan kami berdua.

Demikianlah pembahasan kami tentang pengertian kalimat tunggal dan majemuk serta jenis-jenisnya. Selanjutnya, kami akan bahas mengenai ciri-ciri kalimat tunggal dan majemuk.

Jika kalian masih kurang paham, kalian bisa bertanya pada kolom komentar. Terimakasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *